Senin, 04 Maret 2013

Terlalu bodoh

aku terlalu bodoh untuk terus menerus mencintaimu ..

yaa.. itu mungkin adalah kalimat yang pantas aku terima. aku terlalu bodoh untuk mau menunggumu selama ini. aku percaya akan semua perkataanmu , tapi apa ini balasannya?
kamu gak tau apa yang aku rasa , karna kamu gak berada di posisi aku ..
aku juga gak pernah minta untuk bertukar posisi ini karna aku gamau sampai kamu ngerasain sakitnya berada di posisi ini ..
entah .. perkataan yang harus aku keluarkan agar aku bisa mengekspresikan apa yang sekarang telah terjadi di dalam hati dan hidupku ..
aku lelah , aku ingin akhiri semua.. aku ingin keluar dari arus yang tajam ini..
tapi kamu? kamu yang menarik ku untuk terus diterjang oleh tajamnya arus ini..

terkadang memang kamu semangat hidupku , kamu yang selalu memberikan senyuman dan motivasi itu.. aku mampu , aku berdiri tegak saat itu. dan disaat itu pula kamu yang telah melepaskan genggaman itu sehingga aku jatuh.. aku mencoba beranjak , bangkit dari lubang itu.. setelah aku melihat kebelakang , aku tersenyum .. aku tertawa sedikit .. dan seakan ada yang berbisik "kamu terlalu bodoh, Nadya" ..
hahaha.. apa dia lelaki yang kamu sayang itu??? lihat!! dia meninggalkanmu.. dia bukan berjalan kearahmu.. tetapi dia malah membelakangimu.. ||

sejenak aku berfikir .. apa yang dia lakukan? apa dia mengerti perasaan ku saat itu?
dia meninggalakan ku disaat aku berada dibawah dengan keadaan ku seperti ini .. aku mulai tersadar , laki-laki yang sempurna menurut ku itu bukanlah cinta sejati ku. cinta ini tidak seperti di film Habibie & Ainun. selalu tetap menggenggam tangan saat mereka berada diatas maupun dibawah..

aku berdiri , aku menghadap ke depan dan aku berkata ,
"apakah coretan buku ini harus aku tutup??"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar